Saat Eden mengusir Adam dan Hawa
Saat bumi ini menerima setiap yang diturunkan langit
Saat nurbaya meengakhiri hidupnya
Saat rahma menjual rambutnya untuk yobe
Itu semua karena cinta
Malam senantiasa menanti fajar
Siang menanti senja
Rindu dan cinta menyelimuti dunia ini
Tak ada mata yang seindah mata itu
Tak ada lekuk tubuh yang lebih sempurna
Tak ada tutur kata yang lebih meneduhkan jiwa
Tak ada santun yang lebih hangat
Hanya dia tak ada dua
Engkau sadar, bahwa bibir ini terkunci
Rasa ini tak pernah berani
Karena rupa dan kasta
Karena keinginan Sang Dewa
Karena tak percaya
Meski bintang tak pernah memeluk candra
Meski laut tak pernah bisa menyentuh langit
Meski tangan ini tak pernah bisa menyentuhya
Meski kau tak pernah ada dalam hatinya
Tapi cinta ini tak pernah dusta
Tak pernah berduka
Karena cinta tak terbatas ruang dan masa
Karena cinta bukanlah raga
Karena cinta adalah abadi
Karena dialah yang menumbuhkan cinta
Dialah alasan untuk menahan rasa perih
Jiwa ini senantiasa menantinya
Meskipun harus berjuta-juta tahun lamanya
Menanti cinta mempersatukan
untuk selamanya
dalam peraduan Maha Kuasa
Saat bumi ini menerima setiap yang diturunkan langit
Saat nurbaya meengakhiri hidupnya
Saat rahma menjual rambutnya untuk yobe
Itu semua karena cinta
Malam senantiasa menanti fajar
Siang menanti senja
Rindu dan cinta menyelimuti dunia ini
Tak ada mata yang seindah mata itu
Tak ada lekuk tubuh yang lebih sempurna
Tak ada tutur kata yang lebih meneduhkan jiwa
Tak ada santun yang lebih hangat
Hanya dia tak ada dua
Engkau sadar, bahwa bibir ini terkunci
Rasa ini tak pernah berani
Karena rupa dan kasta
Karena keinginan Sang Dewa
Karena tak percaya
Meski bintang tak pernah memeluk candra
Meski laut tak pernah bisa menyentuh langit
Meski tangan ini tak pernah bisa menyentuhya
Meski kau tak pernah ada dalam hatinya
Tapi cinta ini tak pernah dusta
Tak pernah berduka
Karena cinta tak terbatas ruang dan masa
Karena cinta bukanlah raga
Karena cinta adalah abadi
Karena dialah yang menumbuhkan cinta
Dialah alasan untuk menahan rasa perih
Jiwa ini senantiasa menantinya
Meskipun harus berjuta-juta tahun lamanya
Menanti cinta mempersatukan
untuk selamanya
dalam peraduan Maha Kuasa

Komentar
Posting Komentar