Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Beautiful Lie

Takdir dan Pilihan yang Semu Antara Hitam dan Putih yang Kelabu Kesadaran tidak ada Permainan Hitam Putihmu yang licik Atas nama kebenaran kau hancurkan hitam yang telah kau ciptakan Atas nama kebenaran kau bunuh Manusia yang tidak tahu Manusia tak bertuhan yang kau benci Manusia PKI yang tak bersalah Mereka seperti kaumnya Ziusudra Barat hanyalah mainanmu Kau buat selatan tak tahu apa-apa Kau buat kami takut dari dalam Kau bilang tidak ada kasta Tapi kasta begitu mencolok di mataku Kau bilang tidak ada batasan dalam memilih kebenaran dan kebaikan Tapi batasan itu nyata di mataku Kau bilang Kau Satu Tapi Kau tidak lebih dari penipu Kau bilang tidak ada trinitas Tapi Trinitas itu nyata Kau bilang islam terbaik Tapi hakikatnya, hanya teori saja Begitu banyak kebohongan yang kau lakukan Hentikan saja kebohongan ini Sudahi kehidupan ini Hanya untuk kepentinganmu Perbudakan ini kau lanjutkan Tidak akan ada gunanya Hanya kebohongan dan ketakutan

Takut

Apakah kau tahu perbedaan takwa dan takut? Apakah kau tahu perbedaan islam dan menyerah? Apakah kau tahu perbedaan perbudakan dan pengabdian? Apakah kau tahu perbedaan cinta dan hati? Semua manusia takut Takut akan kemiskinan Takut akan kematian Takut akan masa depan Takut, takut, dan takut Dan yang lebih ditakuti manusia adalah Tuhan Siapa dia? Apakah dia yang disebut Yunani Kuno dengan Zeus? Apakah dia yang dikenal dengan Enlil? Apakah dia yang dipuja dengan sebutan Mahadewa Siwa? Apakah dia yang dikenal oleh Fir'aun dengan Ra? Apakah dia yang dikenal oleh Romawi dengan Jupiter? Apakah dia yang disebut dengan Elohim oleh bani israel? Apakah dia yang dikenal dengan Allah oleh orang islam? Atau mungkin dia ang tertinggi dan tak dapat dipikirkan? orang hindhu menyebutya dengan Sang Hyang Widhi Pernahkah kau menyadari sekolah hanyalah permainan? Mereka takut untuk mendengarkan dan belajar Mereka takut untuk berbicara Mereka takut untuk berteman Mereka takut...

Kidung Cinta dan Lara

Saat Eden mengusir Adam dan Hawa Saat bumi ini menerima setiap yang diturunkan langit Saat nurbaya meengakhiri hidupnya Saat rahma menjual rambutnya untuk yobe Itu semua karena cinta Malam senantiasa menanti fajar Siang menanti senja Rindu dan cinta menyelimuti dunia ini Tak ada mata yang seindah mata itu Tak ada lekuk tubuh yang lebih sempurna Tak ada tutur kata yang lebih meneduhkan jiwa Tak ada santun yang lebih hangat Hanya dia tak ada dua Engkau sadar, bahwa bibir ini terkunci Rasa ini tak pernah berani Karena rupa dan kasta Karena keinginan Sang Dewa Karena tak percaya Meski bintang tak pernah memeluk candra Meski laut tak pernah bisa menyentuh langit Meski tangan ini tak pernah bisa menyentuhya Meski kau tak pernah ada dalam hatinya Tapi cinta ini tak pernah dusta Tak pernah berduka Karena cinta tak terbatas ruang dan masa Karena cinta bukanlah raga Karena cinta adalah abadi Karena dialah yang menumbuhkan cinta Dialah alasan untuk menahan rasa ...